You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jaksel dan Jaktim Potensi Diguyur Hujan
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Jaksel dan Jaktim Potensi Diguyur Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, hujan intensitas ringan berpotensi turun di wilayah Jakarta Timur dan Selatan pada siang hari.

Waspada terhadap perubahan cuaca yang mungkin terjadi 

Dalam rilisnya, Senin (23/1), BMKG menyebutkan pada siang hari wilayah Jakarta Barat, Pusat, Utara  dan Kepulauan Seribu cuacanya berawan. Di Jakarta Selatan dan  Timur akan terjadi hujan ringan.

Namun, dalam peringatan dininya BMKG menyebutkan potensi hujan durasi singkat diserta petir bisa terjadi di Jakarta Timur dan Selatan. Karena itu, warga diimbau untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya perubahan cuaca.

Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

"Waspada potensi hujan berdurasi singkat yang dapat disertai petir di sebagian wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang  hari," tulis BMKG.

Pada malam hari, seluruh wilayah Jakarta Barat dan  Kepulauan Seribu cerah berawan.

Saat dini hari nanti, cuaca di wilayah Jakarta  Selatan dan Timur cerah berawan. Sementara wilayah Jakarta lainnya cuaca berawan.

Untuk suhu udara  pada hari ini berkisar antara 25 hingga 32 derajat celcius dengan kelembapan udara sekitar 70 hingga 90 persen.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1595 personDessy Suciati
  2. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1440 personNurito
  3. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1234 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1170 personNurito
  5. Rano Sebut Festival Rakyat Bola Gembira Dongkrak Ekonomi Kerakyatan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye785 personAldi Geri Lumban Tobing